Cerita kota pekanbaru riau terkini berita masyarakat melayu

Pekanbarukita.com
Tempat Review Hotel & More

Wednesday, May 21, 2008

Panas Vs Dingin


Kog rasa-rasanya panas di kota pekanbaru hampir sebulan ini luar biasa sekali. Hampir semua teman, kenalan bahkan setiap orang yang saya temui di bagian mana saja kota ini sependapat dengan hal ini. Beberapa hari yang lalu saya membaca ulasan di sebuah harian di kota pekanbaru tentang hal ini. Ini sebenarnya sudah menjadi efek samping dari habisnya hutan liar di kawasan riau dan berganti dengan bertambahnya lahan kelapa sawit.

Secara alami pohon sawit ternyata menghabiskan lebih dari
12 liter air perhari untuk setiap harinya. Dapat di byanagkan erapa juta liter yang lenyap setiap hari kalo di hitung dari jumlah pohon yang ada di propinsi riau. Otomatis berkurangnya komposisi air di tanah akan turut menyebabkan tingkat kekeringan yang semakin tinggi. Jadi kalo kemudian terjadi peningkatan suhu yang diatas rata-rata untuk daerah yang memiliki kawasan kebun sawit yang sangat luas, itu sudah sebuah konsekuensi.

Nah bagaimana lagi kita harus menyikapinya? Pengennya sih kalo bisa semua pada buka baju di tengah hari :) (becanda...) atau bejemur seperti gambar di atas. Saya ada pengalaman di hari libur kemarin karena panasnya cuaca, saya nekat mandi jam 11 siang. Ternyata setelah mandi badan saya langsung meriang-meriang! Mungkin tubuh ini terkejut mengalami perubahan suhu dari panas ke dingin dengan tiba-tiba :) Kepala semakin berat dan akhirnya saya harus menghabiskan satu hari libur kemarin dengan istirahat total. Saya hanya bisa berdoa semoga hujan kembali turun membasahi bumi lancang kuning ini. Biar bisa sedikit menyejukkan kota yang semakin panas ini.

Pesan saya, kalo habis berkeringat banyak, jangan langsung mandi. Istirahatkan sebentar tubuh anda sembari menunggu kering keringat di bandan baru kemudian silahkan mandi :)

1 comment:

rilham2new said...

Pohon Kelapa Sawit juga tumbuh2an, dan walau bagaimanapun, air yang berputar di Udara jumlahnya akan selalu tetap. Karena Daur Hidrologi itu perputarannya di dalam ekosistem ya di kawasan situ2 saja. Jadi aku rasa, Kelapa Sawit bukan penyebab panas dan keringnya air di Riau . Alasan utama, mesti karena global warming.

Pekanbaru Lovers :