Cerita kota pekanbaru riau terkini berita masyarakat melayu

Pekanbarukita.com
Tempat Review Hotel & More

Saturday, November 17, 2007

Pasar Kodim Pekanbaru Sekarang

Pagi ini saya pergi menemani istri untuk berbelanja di pasar senapelan ato yang dulu sering disebut juga pasar kodim. Bentuknya sekarang sudah jauh berubah dari dulu. Terbayang kondisi pasar yang dulunya adalah tempat paling ramai di pekanbaru. Dulu bangunan pasar ini hanyalah kios-kios yang disusun dibalik ruko yang menghadap kejalan ahmad yani dan terminal angkot disebelah kanannya. Sebagai tempat yang paling ramai di kota pekanbaru dulunya kalau kita berbelanja disini sudah pasti crowded banget. Selalu bersenggolan dan mirip pasar malam karena kita harus berdesak-desakan untuk dapat berjalan maupun memilih bahan belanjaan kita. Kondisi lebih parah lagi terjadi di los penjualan ikan basah. Lumpur dan bau yang menyengat sudah menjadi sajian di tempat ini. Kondisi tempat parkir kendaraan juga sama semrawutnya. Sudah sering kali terjadi pencurian kendaraan bermotor roda dua ketika ditinggal berbelanja oleh pemiliknya. Jadi untuk mencegahnya biasanya selalu dititipkan kepada pedagang sekitar atau di tungguin sama saudara atau teman.
Kita boleh bersyukurlah sekarang. Bangunan pasar senapelan yang baru ini cuku representatif.
Kios pasar basah dan kering sekarang sudah dipisahkan tempatnya,dan cukup bersih.
Cuma yang membuat sedikit berantakan adalah kurangnya disiplin para pedagang dalam menjaga kebersihan dan kondisi kios mereka. Kita lihat saja di kios ikan basah. Ada beberapa pedagang yang membuat ukuran meja daganganya melebihi batas yang ssudah tersedia. Ini pasti memancing pedagang lainnya untuk ikut2an. Apalagi kalo tidak ada control dari pengelola gedung. Bahkan pelataran jalan masuk di area gedung inipun sekarang sudah mulai di tempati pedagang2 kaki lima. Mungkin ini atas persetujuan pengelola. Bisa dilihat dari adanya tapal batas berwarna merah yang ada di depan aea parkir mobil di lantai dasar. Tapi kalo bisa di depan pintu masuk ke pasar basah dan kering jangan ada pedagang kaki lima. Ini agar pengunjung bisa lebih nyaman keluar masuk disana. Coba perhatikan banyak penjual yang menaruh dagangannya di tangga masuk kios itu. Mudah-mudahan ini menjadi perhatian pihak pengelola gedung pasar senapelan, agar makin hairi pasar ini bisa makin baik dan bersih.
Kalo ada yang punya foto2 pasar senapelan/kodim tempo dulu boleh di share di sini ya :)
Jadi teringat waktu pulang sekolah menunggu angkot di terminal pasar kodim yang tak terlupakan.Mari pemerintah kota pekanbaru terus benahi pasar2 kumuh lainnya biar bisa seperti pasar kodim yang sekarang atau bahkan lebih bagus lagi. Bravo Pekanbaru!

3 comments:

rahmatmh said...

Tul banged mau dunk foto Pasar Kodim. Jadi ingat masa SD dulu. Pulang sekolah kadang main kesana. Secara SD gw cm berjarak +- 30 m lah. Ada yg tahu SD YLPI? Hah nasibmu kini...
Waktu SMA pun juga masih sering ya namanya juga terminal angkot, jadi klo ganti angkot kan disitu. Btw, jauh juga ya dari Jl. Sultan Syarif Qasyim ke Pasar Kodim.
Oya, kalo beli buku2 sekolah sering disana juga. Sampai Bapak & Ibu yg punya toko Banua Raya kenal dekat sama aku. Tapi mungkin dah lupa. Jangan disangka pedagang sana untungnya dikit lho! Mobilnya aja Blazer euy. Lha mobil keluargaku msh aja kijang kapsul wekekek... awet sampai sekarang. Ya cari duit ga usah ngebet banget yg penting & utama itu Halalnya.
Ngomongin pasar kodim emang ga ada habisnya. Sejak kecil emang pasar kodim sudah menjadi bagian hidupku (halah...)... I miss you deh
Kalau baca tulisan Anda saya juga kecewa nih. Kenapa masih ada pedagang yg melanggar aturan. Ayo dong ciptakan suasana Pekanbaru yg nyaman & Aman tentunya.

Mr. Bingung said...

Ini link untuk gambar Pasar Kodim baru ... ehh,, namanya kan sekarang sudah Pasar Senapelan :D

http://i70.photobucket.com/albums/i89/f_zandra/PasarSEnapelan1.jpg

Special Gift said...

Eh mas pekanbaru on the net, kalo ada foto pasar kodim tempo doeloe bolehlah dimuat :)
Saya yakin banyak orang pekanbaru punya kenangan dengan pasar ini.
Good luck!

Pekanbaru Lovers :